• Jl. Raya Karangploso Km.04, Malang, Jawa Timur 65152
  • (0341) 494052
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
    • Logo Agromodern
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
44 dilihat       22 Juli 2026

ICARE TINGKATKAN KAPASITAS PETANI PASURUAN MELALUI BIMTEK BUDIDAYA JAGUNG CERDAS IKLIM

ICARE TINGKATKAN KAPASITAS PETANI PASURUAN MELALUI BIMTEK BUDIDAYA JAGUNG CERDAS IKLIM

Pasuruan, 21 Juli 2036 - Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) merupakan program Kementerian Pertanian yang didukung oleh Bank Dunia untuk memperkuat pengelolaan kawasan dan pengembangan rantai nilai komoditas pertanian secara berkelanjutan dan inklusif. Salah satu upaya yang dilakukan dalam mendukung peningkatan kapasitas petani adalah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Jagung Cerdas Iklim yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Anisah Foundation, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan yang diikuti oleh 250 petani jagung ini dimoderatori oleh Galuh Agung Sadewa, S.Tr.P. serta menghadirkan dua narasumber, yaitu Ratih Sandrakirana, S.P., M.Sc., Ketua PIU ICARE, yang menyampaikan materi Budidaya Jagung Cerdas Iklim (Climate Smart Agriculture/CSA) dan sistem tanam Zig-zag Super, serta Athena Ilda Novanti yang membawakan materi mengenai antisipasi hama dan penyakit tanaman jagung menghadapi kemarau panjang akibat fenomena El Nino 2026.

Dalam pemaparannya, Ratih Sandrakirana, S.P., M.Sc., menjelaskan bahwa penerapan Climate Smart Agriculture (CSA) menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga produktivitas jagung di tengah kondisi iklim yang semakin tidak menentu. Melalui pendekatan ini, petani didorong menerapkan teknologi budidaya yang mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga keberlanjutan usaha tani.

Keberhasilan budidaya jagung diawali dengan penggunaan benih unggul bersertifikat yang memiliki daya tumbuh di atas 95 persen dan dilakukan seed treatment untuk menekan serangan penyakit sejak awal pertumbuhan. Petani juga direkomendasikan menggunakan varietas tahan kekeringan seperti Bima 19-URI dan Bima 20-URI, yang memiliki ketahanan terhadap cekaman kekeringan serta beberapa penyakit utama, seperti bulai, karat daun, dan hawar daun.

Selain penggunaan varietas unggul, peserta juga diperkenalkan dengan sistem tanam Zig-zag Super yang mampu meningkatkan populasi tanaman hingga sekitar 153 persen dibandingkan sistem tanam konvensional. Teknologi ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan tanpa meningkatkan persaingan antartanaman secara signifikan. Materi juga membahas pemanfaatan biochar dan biokompos untuk meningkatkan kesuburan tanah, serta penerapan konservasi air melalui pengelolaan irigasi dan teknologi panen hujan sebagai langkah adaptasi menghadapi musim kemarau.

Pada sesi berikutnya, Athena Ilda Novanti, S.P. memaparkan strategi antisipasi peningkatan serangan hama dan penyakit tanaman jagung akibat fenomena El Nino 2026. Ia menjelaskan bahwa kondisi suhu yang lebih tinggi dan curah hujan yang menurun berpotensi meningkatkan perkembangan hama seperti ulat grayak Fall Armyworm (FAW), penggerek batang, kutu daun, thrips, hingga tikus, serta penyakit bulai, karat daun, hawar daun, busuk tongkol, dan gosong bengkak.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, petani dianjurkan menerapkan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT) melalui sanitasi lahan, penggunaan varietas tahan, pemanfaatan agens hayati seperti Beauveria bassiana, Bacillus thuringiensis (Bt), dan Trichoderma sp., serta melakukan aplikasi pestisida hanya ketika tingkat serangan telah melewati ambang ekonomi.

Melalui kegiatan ini, BRMP Jawa Timur bersama Program ICARE berharap petani mampu menerapkan teknologi budidaya jagung yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim, meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) sejak dini, serta menghasilkan usaha tani jagung yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan. 

Prev Next

- Tim Humas


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    MONEV PILOTING PROJECT PM-AAS DI TRENGGALEK, MENUJU TARGET 10 TON/HA
    08 Agu 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    KOPERASI ICARE JATIM TERIMA KUNJUNGAN ASESMEN
    05 Agu 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    FGD DLA DAN VCA PERKUAT PENGEMBANGAN KOPERASI ICARE JATIM
    04 Agu 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    BRMP JAWA TIMUR TERIMA KUNJUNGAN PPL SAMPANG, PERKUAT SINERGI DAN DUKUNG SWASEMBADA PANGAN
    01 Agu 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    ICARE BEKALI PETANI WONOREJO DENGAN STRATEGI BUDIDAYA JAGUNG ADAPTIF PERUBAHAN IKLIM
    29 Jul 2026 - By Tim Humas

tags

BRMP Jawa Timur ICARE

Akreditasi Sertifikasi :

Kontak

(0341) 494052
(0341) 471255
[email protected]

Jl. Raya Karangploso Km.04
Desa Kepuharjo. Kec. Karangploso
Kabupaten Malang - Jawa Timur
Indonesia
65152

Website: https://jatim.brmp.pertanian.go.id

Callcenter WA: 0822-4158-0822 

© 2022 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Jawa Timur. All Right Reserved